Minggu, 23 Januari 2011

Hubungan Manusia dengan Alam

Memahami dan Menjalankan Dharma kita sebagai manusia adalah satu - satunya jalan keselamatan. Bukan sekedar berwacana, kita harus belajar dan bertindak. Dharma manusia adalah secepat - cepatnya memahami diri sejati (Atman) dan berusaha mengenal Brahman dan memahami bahwa manusia dan Semesta Alam satu adanya. Atman dan Brahman adalah satu (Atman Brahman Ekyam). Dengan kesadaran tersebut kita harus bertindak menjaga alam dan mencintai sesama. hanya dengan demikian kelangsungan hidup manusia di planet Bumi dapat berkelanjutan.

Ajaran Dharma mengajarkan kita untuk merasa bagian dari alam semesta. Ajaran Dharma mengajarkan kehormatan manusia dan bagaimana menghormati Alam dan seluruh isinya. bukan alih - alih menganggap diri ciptaan tertinggi dan mahluk termulia di hadapan Tuhannya, sehingga dengan arogan bertindak semena - mena terhadap alam.

Kerusakan alam yang berujung bencana berawal dari kesalahan konsep diatas. manusia menjadi arogan dan lupa bahwa manusia juga adalah bagian dari ekosistem yang bernama Bumi. manusia dengan didukung keyakinan dan tafsir yang keliru serta tehnologi yang tidak ramah lingkungan, dengan semena -mena merusak alam. Tidak ada satupun keyakinan diluar Dharma yang mengajarkan kepedulian terhadap semesta alam. Dharma mengajarkan kita untuk menghormati alam layaknya anggota keluarga. Pertiwi adalah ibu kita, Gunung adalah saudara tua kita, binatang dan tumbuhan adalah saudara - saudara kita. semuanya membentuk ekosistem yang saling tergantung satu dengan yang lain. tidak ada yang derajat lebih tinggi atau lebih rendah. Kerusakan komponen yang satu akan berakibat kerusakan bagi yang lain. Hal tersebut yang tidak pernah disadari oleh manusia dan pengetahuan modernnya yang hanya berpikir parsial
. MOSART

PENDIRI MOSART

Pendiri:Langking Siswandaru, Kurniawan F.P.,Bambang W.,Bambang Samodra, Meiyanto,Teguh, Pramudyasmara, Hendrisono,dan utk Ketum Pertama kali Kurniawan Fajar P. Untuk selanjutnya periode ke 2&3 Bambang Wijayanto. Ke 4 Yuni Wijayanto. Sumber Bambang Wijayanto

AWAL PENDAKIAN MOSART

Pendakian ke:G.Slamet G.Merapi,G Merbabu, G Lawu, G Sindoro, G Sumbing, G Semeru, G Arjuna , G Welirang, Susur Pantai selatan, Caving, okeh pokok-e, (Sumber Bambang Wijayanto)

Kamis, 13 Januari 2011

Awal Baru Di pantai Siung

Sebuah era baru sedang berjalan di tubuh Mosart Dem Fisip Unisri. Setelah mengalami perubahan demi perubahan, datanglah sebuah era pembaharuan dengan tujuan yang progesif, demi memajukan dan menyalurkan Mosart.
Pantai Siung bertempat di deretan pantai selatan menjadi saksi keseriusan mosart untuk membangun pilar-pilar yang telah lama rapuh.
Walupun belum memiliki kepuasan dalam segi kuantitas, mengejar kualitas adalah yang terpenting. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dimulai 22 sampai 24 desember 2010 memberikan pembekalan dan pengenalan alam denga bankground laut.

Senin, 20 Desember 2010

MOSART FISIP UNISRI



Mosart ( Mountenering Sport And Tracking ) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi Surakarta,Rabu(21/12/10), merupakan wadah dan menampung aspirasi mahasiswa yang berhubungan dengan minat dan bakat serta menggali potensi - potensi  yang berhubungan dengan kepecintaalaman.
Menerapkan Ilmu yang berhubungan dengan minat bakat mahasiswa Fisip Unisri, dengan tujuan, pemberdayaan masyarakat serta menciptakan sumberdaya manusia yang berkualitas tanpa meninggalkan kebudayaan dan segi estetika.(Mbuliong)